Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keragaman gender dewan, inovasi, CEO duality, dan kompensasi eksekutif terhadap kinerja ESG pada perusahaan sektor energi, basic material, industri, dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Sektor ini dipilih karena berisiko tinggi terhadap isu keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh 14 perusahaan sebagai sampel. Pengujian dilakukan menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman gender dewan, CEO duality, dan kompensasi eksekutif berpengaruh terhadap kinerja ESG, sedangkan inovasi tidak berpengaruh.
Copyrights © 2025