Sungai Kalipait di Banyuwangi mengandung senyawa asam sulfat alami yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk sintesis kalium sulfat (K₂SO₄). Namun, proses reaksi menghasilkan campuran garam seperti KCl dan NaCl yang menurunkan kemurnian produk. Untuk meningkatkan kemurnian K₂SO₄, dilakukan pemisahan berbasis kelarutan diferensial dalam metanol melalui proses pencucian. Penelitian ini bertujuan merancang tangki pencucian berbasis metanol yang sesuai untuk proses pemurnian tersebut. Perancangan dilakukan secara sistematis menggunakan pendekatan mekanikal dan termodinamika, serta mengacu pada standar American Society of Mechanical Engineers – Boiler and Pressure Vessel Code dan American Petroleum Institute. Hasil desain menunjukkan bahwa tangki memiliki diameter total 75,32 inci dan tinggi silinder 31,49 inci, dengan tutup atas dan bawah berbentuk ellipsodial. Tangki dilengkapi sistem agitasi tipe turbin enam bilah dengan panjang bilah 180 mm dan kebutuhan daya pengaduk sebesar 2,54 HP. Selain itu, disertakan empat nozzel fungsional untuk pemasukan, pengeluaran, ventilasi, dan pengamatan. Evaluasi kekuatan struktur menunjukkan bahwa ketebalan dinding dan sambungan telah memenuhi kriteria keselamatan operasi pada tekanan atmosferik. Dengan demikian, tangki pencucian ini layak diimplementasikan untuk proses pemurnian K₂SO₄ berbasis metanol.
Copyrights © 2025