Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya persaingan di industri makanan, yang mendorong pelaku usaha untuktidak hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga pentingnya identitas komunikasi. Melalui pendekatankualitatif dengan paradigma interpretif, peneliti menggunakan metode analisis deskriptif dan teori CommunicationTheory of Identity (CTI) oleh Michael Hecht sebagai landasan teori utama. Teori ini menganalisis identitas dalamempat lapisan yaitu personal, enactment, relational, dan communal layer. Penelitian ini dilakukan denganpendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam untuk menggali informasi oleh pelaku usaha. Datadikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 30 pelaku usaha mikro bakery di Jawa Barat serta duainforman pendukung dan ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha telah menyadaripentingnya membentuk identitas usaha melalui media sosial dan visual branding, meskipun belum seluruhnyamengaplikasikannya.Kata Kunci: Identitas komunikasi, pelaku usaha mikro, bakery, media digital,UMKM, Communication Theoryof Identity (CTI)
Copyrights © 2025