Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan bisnis pada startup kuliner Sagomak yangmenyajikan mie gomak, makanan khas Medan, kepada masyarakat urban di Kota Bandung. Sagomak hadir sebagaialternatif kuliner lokal dalam pasar yang multikultural dan memiliki minat tinggi terhadap makanan tradisional. Metodepenelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancaratatap muka dan daring, serta studi pustaka.Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) untuk memetakan sembilan elemen utamamodel bisnis, dan dilengkapi dengan analisis SWOT serta matriks TOWS sebagai dasar perumusan strategi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa keunggulan utama Sagomak terletak pada cita rasa autentik dan nilai emosional produk.Kelemahan berupa keterbatasan SDM dan produksi menjadi hambatan yang perlu diatasi. Peluang datang dari trenmakanan lokal, sedangkan tantangan utama adalah kompetisi dan kendala distribusi bahan baku. Strategi yangdisarankan meliputi optimalisasi kanal distribusi digital, pengembangan produk, serta kolaborasi strategis dengan mitralokal.Dengan penerapan strategi yang tepat, Sagomak memiliki potensi untuk berkembang sebagai bisnis kuliner lokal yanginovatif dan berkelanjutan.Kata Kunci: Business Model Canvas, SWOT, strategi bisnis, startup kuliner, mie gomak
Copyrights © 2025