Pembelajaran agama di PAUD masih didominasi metode konvensional sehingga kurang menyentuh aspek emosional anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk pengalaman religius anak melalui teknologi Virtual Reality (VR). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi naratif, penelitian melibatkan 23 anak usia 4–6 tahun dan guru di salah satu TK Islam Pontianak sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara naratif, dan dokumentasi menggunakan instrumen panduan observasi serta wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahapan storying hingga restorying. Hasil penelitian menunjukkan VR sangat efektif menumbuhkan dimensi kognitif dan afektif melalui visualisasi konkret serta keterlibatan emosional anak, namun berdampak rendah pada perubahan perilaku nyata dalam jangka pendek. Disarankan integrasi VR dilakukan secara terarah dengan durasi terbatas dan didukung pembiasaan rutin untuk memaksimalkan perubahan perilaku positif.
Copyrights © 2025