Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media buku cerita bergambar interaktif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan mengomunikasikan bacaan siswa sekolah dasar. Permasalahan awal menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan memahami ide pokok, informasi rinci, dan alur cerita, serta belum mampu menyampaikan kembali isi bacaan secara runtut dan ekspresif. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest tanpa kelompok kontrol, melibatkan 25 siswa kelas IV SD Negeri 016 Sepaku. Instrumen penelitian terdiri atas tes membaca pemahaman dan rubrik penilaian kemampuan mengomunikasikan bacaan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan pada kedua kemampuan setelah penggunaan media interaktif. Nilai rata-rata membaca pemahaman meningkat dari 58,40 menjadi 82,60, sedangkan kemampuan mengomunikasikan bacaan meningkat dari 55,20 menjadi 80,40. Uji t berpasangan memperkuat hasil tersebut dengan nilai t-hitung 12,87 untuk membaca pemahaman dan 13,54 untuk kemampuan mengomunikasikan bacaan, serta nilai p < 0,05 pada kedua variabel. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan buku cerita bergambar interaktif berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa. Secara keseluruhan, media buku cerita bergambar interaktif terbukti efektif sebagai sarana pembelajaran yang mampu memperkuat pemahaman teks sekaligus meningkatkan kemampuan verbal siswa dalam menyampaikan kembali isi bacaan. Media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran literasi di sekolah dasar.
Copyrights © 2026