JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK REMAJA ERA SOCIETY 5.0

Murni, Murni (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2025

Abstract

The concept of Society 5.0 enables humans to utilize technology-based knowledge to provide services for humans. The goal of Society 5.0 is to create a society that enjoys life and feels comfortable. The industrial revolution has brought changes to all areas of life, including education, the economy, the world of work, and human lifestyles, which have certainly had a profound impact on human civilization in this era. The existence of Society 5.0 has both positive and negative impacts on the moral development of Indonesian teenagers in particular. The positive impact of Society 5.0 on teenagers is that it gives them the opportunity to express themselves through the works they create. Many cases of teenagers today have declining moral values, caused by the influence of advanced technology. Among the moral phenomena observed among teenagers in the era of Society 5.0 are neglecting the obligations of prayer and study, a lack of manners, bullying, promiscuity, screen aggression, and sextortion, as discussed in the previous chapter. And this certainly does not happen by itself; there are many factors that cause it, including the low level of family education, particularly in terms of religious knowledge, smartphone addiction, and the misuse of the internet and social media. However, what is important here is the role of parents in educating their children about the use of today's sophisticated technology and instilling good moral values in them to avoid harmful and unproductive behaviors.ABSTRAK Konsep Society 5.0 membuka jalan bagi manusia untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan berbasis teknologi, sekaligus menyuguhkan layanan yang mempermudah kehidupan sehari-hari. Visi dari Society 5.0 adalah menciptakan komunitas yang mampu menikmati hidup secara maksimal dan merasakan kenyamanan yang menyeluruh. Revolusi industri telah memicu transformasi di berbagai aspek kehidupan mulai dari pendidikan, ekonomi, dunia kerja, hingga pola hidup manusia yang berimbas signifikan pada peradaban manusia di era modern ini. Kehadiran Society 5.0 membawa dampak ganda bagi perkembangan moral di kalangan remaja Indonesia. Dampak positifnya terlihat dari kesempatan yang diberikan kepada remaja untuk menyalurkan ekspresi diri melalui karya-karya kreatif mereka secara optimal. Namun, banyak fenomena negatif juga muncul: penurunan akhlak akibat pengaruh teknologi canggih, seperti mengabaikan kewajiban shalat dan belajar, berkurangnya tata krama, perilaku bullying, pergaulan bebas, hingga munculnya agresi digital yang dikenal sebagai screen-aggression. Sextortion (sekstorsi), sebagaimana telah dijelaskan di bab sebelumnya, tidak muncul secara tiba-tiba. Banyak faktor yang melatarbelakangi, antara lain rendahnya tingkat pendidikan keluarga khususnya dalam ilmu agama, ketergantungan pada smartphone, serta penyalahgunaan internet dan media sosial. Yang menjadi poin krusial adalah peran orang tua dalam memberikan pendidikan mengenai pemanfaatan teknologi yang begitu canggih, sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak yang mulia kepada anak, agar mereka terhindar dari perilaku negatif dan dapat meraih manfaat yang baik

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JPI

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan ...