Klasifikasi penyakit daun tanaman secara dini dan akurat berperan penting dalam meningkatkan hasil panen, mencegah kerugian pertanian, serta mendorong penerapan praktik pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua algoritma machine learning yang banyak digunakan, yaitu Decision Tree dan Logistic Regression, dalam mengidentifikasi penyakit daun tanaman berdasarkan fitur gabungan yang mencakup karakteristik warna dan tekstur. Data penelitian bersumber dari PlantVillage dataset yang berisi citra daun sehat dan daun terinfeksi dari berbagai jenis tanaman. Setiap citra melalui proses pra-pemrosesan meliputi penyeragaman ukuran, konversi ke skala keabuan, dan normalisasi nilai piksel untuk meningkatkan kestabilan pembelajaran model. Fitur kemudian diekstraksi melalui penggabungan histogram warna dari kanal RGB dan HSV dengan fitur tekstur yang dihasilkan menggunakan metode Local Binary Pattern (LBP) dan Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Kedua model dievaluasi dengan pembagian data 70% untuk pelatihan dan 30% untuk pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Logistic Regression menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 79,89%, sedangkan Decision Tree mencapai 76,81%. Logistic Regression juga menunjukkan presisi dan recall yang lebih konsisten. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi fitur warna dan tekstur meningkatkan performa klasifikasi dan mendukung pengembangan sistem pertanian cerdas berbasis deteksi penyakit otomatis.Keywords: Penyakit daun tanaman, Klasifikasi citra, Fitur hibrida, Local Binary Pattern, Gray-Level Co-occurrence Matrix, Logistic Regression
Copyrights © 2026