Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberlangsungan usaha ternak sapi perah melalui keterlibatannya dalam berbagai kegiatan produktif budidaya ternak. Namun, kontribusi tersebut belum tercermin dengan tingkat pendapatan dan pengakuan yang diterima. Kondisi ini menyebabkan kontribusi perempuan masih kurang diakui secara ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah 1) menganalisis peran dan curahan waktu kerja perempuan dalam usaha ternak sapi perah, 2) menganalisis rata-rata kontribusi pendapatan perempuan terhadap pendapatan usaha ternak sapi perah, dan 3) menganalisis pengambilan keputusan dalam pengelolaan usaha ternak sapi perah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif, analisis pendapatan dan kontribusi pendapatan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) rata-rata jumlah curahan waktu kerja peternak perempuan mencapai 129,91 HOK/tahun lebih besar dibandingkan curahan waktu kerja istri peternak sebesar 113,08 HOK/tahun, 2) kontribusi pendapatan tunai peternak perempuan sebesar Rp17.618.870/tahun lebih besar dibandingkan dengan pendapatan tunai istri peternak sebesar Rp13.667.244/tahun, dan 3) pengambilan keputusan dalam pengelolaan usaha ternak sapi perah sebagian besar disepakati bersama oleh laki-laki dan perempuan. Keputusan pengelolaan dan pengalokasian pendapatan dari usaha ternak mayoritas diambil secara dominan oleh perempuan.
Copyrights © 2025