Masa remaja merupakan salah satu periode terjadinya percepatan pertumbuhan dan perkembangan yang menyebabkan peningkatan kebutuhan akan zat besi dalam tubuh. Pada remaja putri, zat besi juga dibutuhkan untuk menggantikan zat besi selama masa menstruasi. Selain itu, pernikahan usia dini dan kehamilan remaja menjadi faktor lain yang meningkatkan risiko anemia khususnya pada remaja putri. Tujuan penelitian mengetahui tingkat keefektifan dari eduskasi gizi terhadap pencegahan anemia pada remaja. Metode penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan pretest – postest control grup. Kelompok eksperimen dengan menggunakan media Booklet , kelompok kontrol hanya metode ceramah tanpa media. Sampel terdiri dari 60 remaja putri yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen peneltian menggunakan kuesioner pengetahuan 15 soal dan sikap 10 pertanyaan skala likers analisis data. Uji statistik P t-test. Rata-rata skor pengetahuan pada kelompok intervensi meningkat dari 6,9 ± 1,7 menjadi 11,7 ± 1,4, dan skor sikap meningkat dari 25,8 ± 3,2 menjadi 32,4 ± 2,9 dengan nilai p < 0,001. Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan signifikan baik pada pengetahuan maupun sikap (p > 0,05). Kesimpulan edekasi gizi dengan media bookletefektif dalam meningktakan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia. Media ini direkomendasikan sebagai metode edukasi kesehatan sekolah.
Copyrights © 2026