Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kemampuan komunikasi matematis siswa setelah penerapan Problem-based Learning (PBL) yang dipadukan dengan pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas IV di salah satu SD Negeri di Samarinda Ulu. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimental dengan desain one-group pre-test dan post-test. Data diperoleh melalui tes kemampuan komunikasi matematis serta lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan nilai n-Gain rata-rata sebesar 0,78 dengan kategori tinggi serta nilai signifikansi uji Wilcoxon < 0,001, yang mengindikasikan adanya perubahan kemampuan komunikasi matematis yang signifikan setelah penerapan pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi model PBL dengan pembelajaran berdiferensiasi berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam mengimplementasikan model PBL yang terintegrasi dengan pembelajaran berdiferensiasi sebagai strategi pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan individu siswa.
Copyrights © 2026