Penelitian ini bertujuan menganalisis jenis kesalahan dan faktor yang menyebabkan kesalahan siswa kelas III dalam menyelesaikan soal cerita operasi bilangan menggunakan pendekatan Newman Error Analysis (NEA). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Fokusnya adalah pada enam siswa yang mewakili ketiga kategori kemampuan, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbesar terjadi pada tahap memahami soal dan transformasi, diikuti oleh kesalahan pada keterampilan proses dan penulisan jawaban akhir. Siswa kategori tinggi cenderung melakukan kesalahan pada tahap pemahaman, sedangkan siswa kategori sedang dan rendah mengalami kesalahan komprehensif di hampir semua tahapan. Faktor penyebabnya meliputi lemahnya pemahaman konseptual operasi hitung, ketidaktelitian, perilaku tergesa-gesa, dan ketergantungan pada bantuan guru. Temuan ini merekomendasikan perlunya pembelajaran diferensiasi yang memperkuat pemahaman konseptual dan kemandirian berpikir siswa, melalui upaya peningkatan kualitas pembelajaran matematika yang inklusif, adaptif terhadap perbedaan kemampuan siswa, serta berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir kritis sejak pendidikan dasar.
Copyrights © 2026