Pendidikan karakter religius merupakan elemen fundamental dalam sistem pendidikan nasional dan pendidikan Islam. Salah satu konsep pedagogis yang relevan dalam pembentukan karakter adalah trilogi kepemimpinan pendidikan yang digagas oleh Ki Hadjar Dewantara, yaitu ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, dan tut wuri handayani. Konsep ini menempatkan guru sebagai teladan, motivator, dan fasilitator dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan trilogi guru perspektif Ki Hadjar Dewantara terhadap karakter religius peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis studi Pustaka (Library Research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan trilogi guru berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter religius peserta didik, terutama dalam aspek kedisiplinan ibadah, sikap spiritual, dan akhlak sosial. Temuan ini menegaskan bahwa pemikiran Ki Hadjar Dewantara memiliki relevansi kuat dalam penguatan pendidikan karakter religius di lembaga Pendidikan . Indikator karakter religius meliputi kebiasaan beribadah, kejujuran, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Copyrights © 2025