Penelitian ini dilandasi pertanyaan kritis dalam kerangka teori konstruktivisme, yakni apakah kehadiran AI benar-benar mendorong proses belajar yang aktif dan reflektif, atau justru cenderung menempatkan siswa sebagai penerima pasif terhadap keluaran AI terutama dalam pembelajaran sains. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bagaimana kecerdasan buatan (AI) dapat dijadikan basis penguatan literasi sains sekaligus pendorong transformasi pembelajaran IPA yang relevan dengan tuntutan Era Global, dengan pendekatan analisis dalam perspektif konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kepustakaan (library research). Dalam penelitian ini dianalisis enam artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional terbitan 2021–2025 yang membahas integrasi AI dalam pembelajaran IPA. Data dianalisis melalui evaluasi kritis, pengelompokan tematik dan analisis konten untuk mengungkap pola, hubungan, dan kesenjangan dalam penelitian, yang kemudian dikembangkan menjadi analisis dari perspektif konstruktivis mengenai hakikat dan tujuan pembelajaran IPA di era kecerdasan buatan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pendidikan sains secara umum memiliki dampak positif terhadap literasi sains. AI berfungsi sebagai pendekatan pembelajaran, co-designer dan co-assessor yang memberikan pengalaman belajar yang bervariasi, memperbaiki pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis, serta motivasi untuk belajar.
Copyrights © 2025