Penelitian ini berawal dari fakta bahwa pemain U-12 SSB Balai Baru Kota Padang sering melakukan kesalahan saat melakukan passing yang mengakibatkan kurangnya kelancaran dalam pertandingan. Selain itu, bola sering berhenti ketika mencapai tengah lapangan sehingga menyulitkan tim untuk mencetak gol. Penelitian ini mengkaji dampak latihan kombinasi passing terhadap akurasi passing dan penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Dalam penelitian ini populasi berjumlah 65 orang pemain SSB Balai Baru dan teknik yang digunakan untuk penelitian ini yaitu purposive sampling digunakan untuk memilih 20 pemain dari kelompok usia U-12 serta instrument yang digunakan adalah Akurasi Passing. Untuk menganalisis data secara statistik dilakukan uji normalitas Liliefors dan uji-t dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan kombinasi passing berpengaruh terhadap akurasi passing pada pemain U-12 SSB Balai Baru Kota Padang, dengan nilai normalitas Pree Test L hitung (0,096 ) < L Tabel (0,19), Post Test L hitung (0,119) < L Tabel (0,19) dan nilai uji (T) t hitung (7,5) > t tabel (2,10).
Copyrights © 2026