Inhibitor korosi alami menarik perhatian karena efektivitas biaya, biodegradabilitas, dan sifatnya yang ramah lingkungan. Dalam penelitian ini, ekstrak kulit jeruk madu dievaluasi sebagai inhibitor korosi alami untuk baja karbon dalam larutan HCl 1 M. Pengujian dilakukan menggunakan metode elektrokimia yang meliputi polarisasi potensiodinamik (PDP), spektroskopi impedansi elektrokimia (EIS), dan adsorpsi isotermal, pada suhu 27 °C dengan waktu paparan larutan selama 15 menit. Variasi konsentrasi inhibitor blank, 1000, 2000, dan 3000 ppm digunakan untuk menentukan pengaruh terhadap laju korosi. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi inhibitor meningkatkan efisiensi penghambatan dengan nilai tertinggi sebesar 83,39% (PDP) dan 75,41% (EIS) pada konsentrasi 3000 ppm. Mekanisme adsorpsi ekstrak kulit jeruk madu pada permukaan baja karbon mengikuti kombinasi fisisorpsi dan kemisorpsi, membentuk lapisan pelindung yang menghambat reaksi anodik dan katodik. Temuan ini menunjukkan potensi ekstrak kulit jeruk madu sebagai inhibitor korosi yang efisien, murah, dan ramah lingkungan untuk aplikasi industri berbasis logam.
Copyrights © 2025