Program bantuan sosial di tingkat Rukun Tetangga (RT) 01 Kemelak, Sumatera Selatan, kerap menghadapi kendala dalam efektivitas pengelolaan, seperti ketidaktepatan sasaran, duplikasi penerima, dan kurangnya transparansi distribusi. Pengelolaan data yang masih dilakukan secara manual menyebabkan kesulitan dalam validasi data, monitoring, serta evaluasi penyaluran bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menunjukkan peran Mobile Application dan Geographic Information System (GIS) dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan program bantuan sosial di tingkat RT. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan teknologi Flutter Map (OpenStreetMap) dan Geolocator untuk pemetaan lokasi penerima bantuan, MySQL untuk pengelolaan data, serta Firebase untuk penyimpanan dokumen. Melalui integrasi teknologi tersebut, sistem mampu memfasilitasi proses pendataan penerima, pemantauan status bantuan secara real-time, dan pelaporan distribusi yang lebih transparan dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mobile application yang terintegrasi dengan GIS dapat meningkatkan efisiensi kerja admin, meminimalisir kesalahan data, serta memperkuat transparansi dalam penyaluran bantuan. Dengan demikian, kehadiran teknologi ini berperan penting dalam mewujudkan pengelolaan bantuan sosial yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel di lingkungan Rukun Tetangga (RT).
Copyrights © 2025