Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kerangka konseptual akuntansi syariah dan akuntansi konvensional dari aspek tujuan pelaporan keuangan, karakteristik kualitatif informasi, serta entitas pelaporan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan yang berfokus pada analisis dokumen resmi Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI) dan International Accounting Standards Board (IASB), serta berbagai literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi konvensional berorientasi pada penyediaan informasi ekonomi bagi investor dan kreditor, sedangkan akuntansi syariah menekankan akuntabilitas spiritual dan sosial kepada Allah SWT dan masyarakat (ummah). Nilai dasar seperti tauhid, adl (keadilan), amanah, dan maslahah memberikan pengaruh signifikan terhadap praktik pelaporan keuangan syariah yang lebih etis dan berkeadilan. Penelitian ini juga merekomendasikan penguatan kerangka konseptual akuntansi syariah di Indonesia melalui harmonisasi standar AAOIFI dan IFRS, peningkatan literasi akuntansi syariah, serta adaptasi terhadap perkembangan digital. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya wacana pengembangan paradigma akuntansi berbasis nilai Islam yang relevan dan berkelanjutan bagi sistem pelaporan keuangan nasional.
Copyrights © 2025