Penggunaan bahan-bahan alami sebagai agen antibakteri dan antioksidan topikal semakin mendapat perhatian, terutama dalam pengembangan formulasi untuk kulit berjerawat. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengevaluasi gel yang mengandung kombinasi ekstrak buah asam gelugur dan ekstrak daun perilla, serta untuk menilai aktivitas antibakteri, antioksidan, dan keamanan topikalnya. Tiga formulasi gel dibuat, gel dasar tanpa ekstrak (F0), gel dengan konsentrasi ekstrak optimal (F1), dan gel dengan konsentrasi ekstrak dua kali lipat (F2). Formulasi gel dievaluasi untuk sifat organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, dan stabilitas fisik menggunakan cycling test. Aktivitas antibakteri diuji terhadap Cutibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis menggunakan metode difusi cakram, aktivitas antioksidan dinilai melalui uji penangkal radikal bebas DPPH. Uji iritasi kulit primer dilakukan pada kelinci albino untuk menentukan keamanan topikal gel. Hasil menunjukkan bahwa semua formulasi memenuhi karakteristik fisik dan stabilitas gel topikal yang dipersyaratkan. Sebelum dan sesudah cycling test stabil pada bakteri C.acnes F0 (0,00 mm), F1 (14,35 ± 0,32 mm), dan F2 (26,42 ± 0,08 mm). Sedangkan pada bakteri S.epidermidis F0 (0,00 mm), F1 (11,20 ± 0,24 mm), dan F2 (20,15 ± 0,05 mm). Nilai IC50 sebelum dan sesudah cycling test F0 (664,857 ppm), F1 (106,518 ppm menjadi 113,25 ppm), dan F2 (63,01 ppm menjadi 71,50 ppm). Uji iritasi menunjukkan skor 0,0 ± 0,0, yang menunjukkan bahwa gel aman untuk aplikasi topikal.
Copyrights © 2025