Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PRESENTASI DIRI FASHION INFLUENCER DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Agustin, VIna; Aji, S.I.P., M.Si., Gilang Gusti
The Commercium Vol. 6 No. 2 (2023): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v6i2.51041

Abstract

Pemanfaatan sosial media di era digital ini memang sangat beragam diantaranya manusia dapat leluasa untuk berkomunikasi antar satu sama lain dengan mengunggah foto dan video, salah satunya menggunakan aplikasi instagram. Sehingga muncul istilah influencer yang dapat membedakan pengguna instagram dengan pengguna yang memiliki banyak pengikut. Sehingga para influencer memiliki cara dalam menunjukan presentasi diri yang baik di media sosial, hal ini dikarenakan media sosial memiliki peran yang besar dalam memiliki kontrol yang besar atas tindakan atau perilaku presentasi diri mereka dibandingkan dengan komunikasi secara langsung. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana fashion influencer yang memiliki jumlah rentang pengikut 1000-100.000. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Untuk pengambilan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan berbagai upaya dan strategi yang dilakukan para fashion influencer dalam menunjukkan presentasi diri, diantaranya menampilkan konten yang menarik dan informatif dan diiringi juga pemanfaatan fitur-fitur instagram secara tepat sehingga dapat meningkatan jumlah pengikut dan dapat menunjukkan presentasi diri yang sesuai. Kata Kunci: presentasi diri, influencer, media sosial
Antioxidant Activity of the Herbal Combination of Black Cumin (Nigella sativa L.) with Soursop Leaves (Annona muricata L.) OR Celery (Apium graveolens L.) Wardatun, Sri; Sofihidayat, Trirakhma; Noorlaela, Ella; Agustin, Vina
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 21, Special Issue 1, 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v21i0.23466

Abstract

Excessive free radicals in the body can cause various degenerative diseases; antioxidants can reduce the impact of free radical injury. Several plants have been tested for antioxidant activity, including black cumin (Nigella sativa L.), soursop leaves (Annona muricata L.), and celery (Apium graveolens L.). Black cumin is easy to find in several finished products on the market in Indonesia alone or in combination with other ingredients, including soursop leaves and celery. This study aimed to explore the interaction of laboratory-prepared and commercial combinations of black cumin extract with soursop or celery extract. The antioxidant activity of each extract was determined, and the combined antioxidant activity was calculated. The interactions of the combinations were identified based on the interaction factor values. The antioxidant activities were measured using DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) reagent. The results revealed nearly all exhibited strong antioxidant activity, except for black cumin–based commercial combination preparations, which demonstrated weak had antioxidant activity. Moreover, all combination extracts—laboratory made or commercial—had an IF value of 1. Conclusion: The combination of black cumin extract with soursop or celery leaf extract resulted in an antagonistic effect (IF 1) on the antioxidant ability.
Formulasi Gel Kombinasi Ekstrak Buah Asam Gelugur (Garcinia atroviridis Griff. Ex T. Anderson) dan Daun Perilla (Perilla frutescens L. Britton) serta Uji Aktivitas Antijerawat dan Antioksidan Agustin, Vina; Taurhesia, Shelly; Prasetiyo, Andri
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia 
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i2.1059

Abstract

Penggunaan bahan-bahan alami sebagai agen antibakteri dan antioksidan topikal semakin mendapat perhatian, terutama dalam pengembangan formulasi untuk kulit berjerawat. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengevaluasi gel yang mengandung kombinasi ekstrak buah asam gelugur dan ekstrak daun perilla, serta untuk menilai aktivitas antibakteri, antioksidan, dan keamanan topikalnya. Tiga formulasi gel dibuat, gel dasar tanpa ekstrak (F0), gel dengan konsentrasi ekstrak optimal (F1), dan gel dengan konsentrasi ekstrak dua kali lipat (F2). Formulasi gel dievaluasi untuk sifat organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, dan stabilitas fisik menggunakan cycling test. Aktivitas antibakteri diuji terhadap Cutibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis menggunakan metode difusi cakram, aktivitas antioksidan dinilai melalui uji penangkal radikal bebas DPPH. Uji iritasi kulit primer dilakukan pada kelinci albino untuk menentukan keamanan topikal gel. Hasil menunjukkan bahwa semua formulasi memenuhi karakteristik fisik dan stabilitas gel topikal yang dipersyaratkan. Sebelum dan sesudah cycling test stabil pada bakteri C.acnes F0 (0,00 mm), F1 (14,35 ± 0,32 mm), dan F2 (26,42 ± 0,08 mm). Sedangkan pada bakteri S.epidermidis F0 (0,00 mm), F1 (11,20 ± 0,24 mm), dan F2 (20,15 ± 0,05 mm). Nilai IC50 sebelum dan sesudah cycling test F0 (664,857 ppm), F1 (106,518 ppm menjadi 113,25 ppm), dan F2 (63,01 ppm menjadi 71,50 ppm). Uji iritasi menunjukkan skor 0,0 ± 0,0, yang menunjukkan bahwa gel aman untuk aplikasi topikal.