Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengendalian internalatas sistem dan prosedur pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT Bank Syariah Indonesia KCP Bantaeng dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian KUR telah mengikuti prosedur yang terstruktur, didukung oleh SOP dan sistem digital seperti i-Kurma, meskipun beberapa tahapan masih dilakukan secara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan KUR di BSI KCP Bantaeng telah mengikuti prosedur yang saling berkaitan, mulai dari realisasi kredit hingga pelunasan. Pengendalian dilakukan melalui SOP berbasis teknologi dengan dukungan i-Kurma dan core banking, meskipun masih terdapat proses manual pada tahapan survei dan validasi usaha. Ditemukan beberapa risiko, seperti dokumen tidak valid, usaha fiktif, penyalahgunaan dana konsumtif, dan kredit macet. Bank mengatasinya melalui restrukturisasi, edukasi, dan pelelangan agunan. Pengendalian internal dinilai cukup efektif, namun masih perlu ditingkatkan melalui monitoring pasca pencairan, digitalisasi pengawasan, dan penguatan SDM agar KUR lebih tepat sasaran.
Copyrights © 2025