Penelitian ini berjudul Dinamika Pembangunan Manusia Maluku Antara Kota dan Wilayah Terluar Pembangunan manusia di Provinsi Maluku diperhadapkan dengan tantangan geografis yang unik sebagai wilayah kepulauan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidengtifikasi IPM berdasar kategori wilayah, (2) Menganalisis pertumbuhan tiap wilayah dengan kategori wilayah kota dan wilayah terluar dan (3) Analisa Fenomena catch-up. Hasil kajian menunjukkan bahwa adanya kesrnjangan aksesbilitas yang signifikan. Sementara Kota Ambon secara konsisten mencatatkan status pembangunan manusia dengan kategori Sangat Tinggi. Disisi lain Untuk wilayah terluar ( Maluku Btrat Daya dan Kepulauan Tanimbar) masih bergelut dengan rendahnya pendidikan dan keterbatasan fasilitas kesehatan primer atau dasar. Dari sisi faktor konektifitas antar wilayah dan distribusi tenaga professional di bidang pendidikan maupun kesehatan menjadi kendala utama dalam pemerataan kualitas pembangunan manusia, hal ini dilihat dari Indeks pembangunan Manusia masih dalam kateori rendah. Artikel ini menyimpulkan bahwa akselerasi pembangunan manusia di Provinsi Maluku tidak dapat dilakukan dengan pendekatan one-size-fits-all, melainkan memerlukan kebijakan asimetris yang memprioritaskan penguatan infrastruktur dasar guna memperkecil gap pembangunan dengan pusat kota (Kota Ambon).
Copyrights © 2026