Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, khususnya pada sektor produksi beras sebagai kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Produksi Beras Sari Hasil Bumi di Weleri menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan dan strategi branding produk di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing usaha beras melalui pelatihan literasi keuangan dan pengembangan strategi branding produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari empat tahapan: persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi dengan total durasi 4 bulan. Kegiatan meliputi pelatihan intensif, workshop akuntansi dan manajemen keuangan, serta pendampingan berkala. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku usaha dalam pencatatan keuangan, penyusunan laporan keuangan sederhana, dan pengembangan desain kemasan produk yang lebih menarik. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan pengelolaan usaha dan pengembangan branding produk yang dapat meningkatkan daya saing di pasar. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan UMKM sektor pangan yang berkelanjutan
Copyrights © 2025