Shoulder joint atau biasa disebut dengan sendi glenohumeral merupakan sendi bola dan soket antara scapula dan humerus. Ini adalah sendi utama yang menghubungkan tungkai atas ke batang tubuh. Pemeriksaan shoulder joint ada beberapa proyeksi yaitu antero- posterio external dan internal rotation, inferosuperio axial, antero-posterio, scapular Y view, dan axillaris view. Salah satu patologi yang sering terjadi di shoulder joint adalah dislokasi. Dislokasi merupakan suatu kondisi di mana tulang bergerak menjauh dari sendi atau pindah dari posisinya. Dislokasi umumnya terjadi karena gerakan sendi yang tiba-tiba atau adanya benturan keras pada bagian tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan shoulder joint dengan klinis dislokasi akibat kecelakaan lalu lintas di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Simpang Lima Gumul. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis diskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini yaitu Proyeksi Anteroposterior (AP) merupakan proyeksi utama dalam pemeriksaan shoulder joint pada klinis trauma dikarenakan menampakkan anatomi shoulder joint secara keseluruhan sehingga dapat mendiagnosa apabila terdapat dislokasi atau fraktur kemudian. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu di Instalasi Radiologi RSUD Simpang Lima Gumul hanya menggunakan proyeksi Antero-Posterio (AP) dan tidak menggunakan proyeksi tambahan seperti Y View atau axillary view. Proyeksi Y View atau axillary view adalah proyeksi tambahan jika diperlukan dan menyesuaikan keadaan pasien.
Copyrights © 2025