Abstrak: Latar belakang: Latar belakang penelitian ini didasari oleh fluktuasi kinerja keuangan perusahaan infrastruktur di Indonesia akibat tantangan ekonomi global dan perubahan kondisi pasar pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan struktur modal terhadap kinerja keuangan pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Data yang digunakan berupa laporan keuangan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 35 perusahaan dengan total 175 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel melalui aplikasi Eviews 12. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap kinerja keuangan, pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, dan struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Sedangkan secara simultan ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan struktur modal berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan besar cenderung memiliki kinerja keuangan lebih baik, namun pertumbuhan penjualan yang tinggi tidak selalu meningkatkan profitabilitas karena beban biaya operasional yang besar. Struktur modal juga bukan faktor utama yang menentukan kinerja keuangan pada sektor yang padat modal.
Copyrights © 2025