Latar belakang: persalinan merupakan proses pengeluaran hasil konsepsi yang disertai dengan nyeri. Dengan adanya nyeri, terjadilah pembukaan dan penipisan mulut rahim serta iskemia uterus. sehingga menyebabkan nyeri alami pada arteri uterina. Saat serviks membuka, otot rahim berkontraksi, mendorong kepala janin ke bawah panggul selama Persalinan di Kala 1(satu). Upaya yang dapat dilakukan supaya intensitas nyeri yang dirasakan berkurang yaitu dengan menggunakan aromaterapi lavender. Tujuan: Mengetahui adanya pengaruh aroamterapi lavender dalam pengurangan intensitas nyeri persalinan pada primigravida di PMB Nunung Roslina tahun 2025. Metode: Pre experimental dengan desain one group pre test and post test design dengan melibatkan 15 ibu primigravida di PMB Nunung Roslina, dengan menggunakan teknik total sampling. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Metode analisis data dengan uji wilcoxon Hasil: Pada pengujian statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukan bahwa nilai sebelum dilakukan pemberian aromaterapi lavender pada ibu primigravida kala I fase aktif diperoleh nilai mean 4,47, setelah diberikan aromaterapi lavender nilainya berkurang menjadi 1,47. Penelitian menunjukan bahwa uji statistik didapatkan nilai p value = 0,000 (α < (kurang) 0,005). Kesimpulan: Terdapat pengaruh aromaterapi lavender dalam pengurangan intensitas nyeri persalinan pada primigravida di PMB Nunung Roslina.
Copyrights © 2025