Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan etika kerja terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada PT Maesya Manufaktur Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Populasi penelitian berjumlah 120 karyawan, dengan sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan melalui simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan komitmen organisasi. Etika kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya, komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan serta tidak mampu memediasi pengaruh budaya organisasi dan etika kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks perusahaan manufaktur berbasis target produksi, kinerja karyawan lebih dipengaruhi oleh kekuatan budaya organisasi dibandingkan faktor psikologis seperti komitmen. Penelitian ini memberikan implikasi teoretis dan praktis bagi pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam penguatan budaya organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025