Tingkat produktivitas berbanding terbalik dengan pertambahan usia. Faktanya, berdasarkan Statistik Penduduk Lanjut Usia Tahun 2025 persentase lansia bekerja cenderung mengalami peningkatan. Hal tersebut memunculkan pertanyaan apa yang menjadi pendorong lansia untuk bekerja. Untuk mengetahui hal tersebut, penelitian ini menggunakan Teori Motivasi Kerja oleh Hezberg. Peneliti menerapkan metode regresi linear berganda dalam mengolah data yang telah terkumpul. Hasil kajian ini mendukung teori motivasi kerja dua faktor yang dikemukakan oleh Hezberg yang menyatakan faktor intrinsik (motivator) menjadi pendorong motivasi kerja yang sangat kuat bagi lansia di Kecamatan Denpasar Barat. Selain itu, pendapatan keluarga dan tingkat pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan serta jumlah tanggungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi kerja penduduk lanjut usia di Kecamatan Denpasar Barat. Lansia laki-laki bertendensi lebih tinggi dalam berpartisipasi kerja dibandingkan lansia perempuan di Kecamatan Denpasar Barat. Terdapat perbedaan dalam status perkawinan yang mana lansia berstatus menikah/ kawin lebih banyak berpartisipasi kerja dibandingkan lansia yang berstatus tidak menikah/kawin.
Copyrights © 2025