Kasus perlakuan salah terhadap anak masih menjadi persoalan sosial mengkhawatirkan, khususnya pada keluarga rentan yang menghadapi berbagai tekanan dan keterbatasan. Penelitian ini bertujuan meninjau literatur mengenai keterkaitan stres pengasuhan dalam keluarga dengan risiko perlakuan salah terhadap anak dalam kerangka Family Stress Theory (stressor: A, resources:B, perception:C, outcome:X). Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap publikasi tahun 2016–2025 dari basis data Scopus dan EBSCO, yang menghasilkan sembilan artikel terpilih untuk dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa stres pengasuhan berperan sebagai mediator penting antara berbagai tekanan sosial ekonomi dan risiko perlakuan salah pada anak. Hubungan ini bersifat dua arah, di mana kekerasan terhadap anak juga dapat memperburuk stres pengasuhan dan menciptakan siklus berulang yang sulit diputus. Penelitian ini merekomendasikan intervensi multilevel yang menyasar berbagai jalur perubahan, mulai dari pengurangan sumber tekanan, penguatan sumber daya serta pembentukan cara pandang keluarga yang lebih adaptif untuk mencegah risiko perlakuan salah pada anak dalam keluarga rentan.
Copyrights © 2025