Ketersediaan bahan baku yang tidak stabil dapat menghambat kegiatan produksi dan meningkatkan biaya operasional perusahaan. Kondisi ini umumnya dipicu oleh perubahan permintaan pasar, keterlambatan pasokan, serta variasi dalam jadwal produksi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan memperkirakan kebutuhan bahan baku rayon dan polyester serta menentukan safety stock dan reorder point pada Unit Spinning PT. XYZ. Metode peramalan yang diterapkan meliputi trend konstan, trend linear, dan trend kuadratis dengan menggunakan data historis tahun 2024. Berdasarkan hasil analisis, metode trend linear menghasilkan tingkat kesalahan terkecil dengan nilai Standard Error of Estimate (SEE) masing-masing sebesar 105,17 untuk rayon dan 48,62 untuk polyester, sehingga dianggap paling akurat. Melalui hasil peramalan ini, kebutuhan bahan baku rayon pada tahun 2025 diperkirakan sebesar 2.774,92 ton, sedangkan polyester sebesar 1.418,97 ton. Nilai safety stock yang diperoleh yaitu 15,24 ton untuk rayon dan 6,68 ton untuk polyester, dengan reorder point masing-masing 100,32 ton dan 51,97 ton. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengelola persediaan bahan baku agar proses produksi berjalan dengan lancar.
Copyrights © 2025