Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi dan hasil tangkapan alat tangkap payang yang dioperasikan oleh nelayan di perairan Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif melalui pengukuran langsung terhadap bagian-bagian alat, observasi lapangan, serta wawancara dengan nelayan. Data yang diperoleh mencakup ukuran jaring (sayap, badan, dan kantong), tali-temali, pelampung, pemberat, serta jenis ikan hasil tangkapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap payang memiliki panjang keseluruhan 230–240 m, terdiri dari sayap dengan panjang rata-rata 198,5 m, badan 29,5 m, dan kantong 9 m. Jaring terbuat dari benang polyamide dengan ukuran mata jaring bervariasi antara 0,3–110 cm. Perlengkapan alat meliputi 1 pelampung utama, 1 pelampung tanda, ±1.382 pelampung kecil, serta sekitar 1.288 buah pemberat timah yang dipasang merata pada tali ris bawah. Jenis ikan hasil tangkapan didominasi oleh ikan pelagis kecil hingga sedang, seperti tongkol (Euthynnus sp), kembung (Rastrelliger sp), layang (Decapterus sp), selar (Selaroides leptolepis), dan bawal hitam (Formio sp).
Copyrights © 2025