JURNAL CRANKSHAFT
Vol. 8 No. 4 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 4 (2025)

OPTIMASI PERLAKUAN PANAS AUSTEMPERING UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA BAJA AISI 4340

Nursyifaulkhair, Desrilia (Unknown)
Herningtyas, Amelia Syifa (Unknown)
Rachmawati, Audiya Dewi (Unknown)
Zulfika, Dicki Nizar (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Baja AISI 4340 merupakan baja paduan rendah yang banyak digunakan dalam industri manufaktur, terutama untuk komponen kritis, seperti poros, roda gigi, dan piston. Komponen-komponen tersebut membutuhkan kombinasi antara kekerasan tinggi dan ketangguhan yang baik, yang dapat diperoleh melalui perlakuan panas yang tepat. Salah satu metode perlakuan panas yang efektif untuk meningkatkan sifat mekanis adalah melalui proses austempering. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons mikrostruktur dan kekerasan baja AISI 4340 terhadap tiga variasi metode perlakuan panas austempering, yaitu isothermal austempering, up-quenching austempering, dan modified austempering. Metode pertama, isothermal austempering, dilakukan dengan memanaskan baja hingga temperatur austenisasi pada 800 °C, kemudian dilakukan proses pemanasan secara isotermal pada temperatur 430 °C. Metode kedua, up-quenching austempering, dilakukan dengan proses austenisasi yang diikuti oleh pendinginan dalam furnace dan dilanjutkan dengan austempering pada temperatur 500 °C. Sedangkan metode ketiga, modified austempering, dilakukan dengan austenisasi yang diikuti oleh pencelupan dengan media pendingin oli pada temperatur 250 °C sebelum dilakukan austempering pada temperatur 400 °C. Hasil pengamatan metalografi melalui mikroskop optik menunjukkan bahwa ketiga metode perlakuan panas tersebut menghasilkan struktur mikro yang berbeda-beda, yaitu upper bainite, lower bainite, dan martensite, namun semuanya mengandung austenit sisa dalam jumlah tertentu. Sementara itu, pengujian sifat mekanis berupa kekerasan menggunakan Rockwell C menunjukkan bahwa metode isothermal austempering menghasilkan kekerasan tertinggi, yaitu sebesar 44,4 HRC. Nilai kekerasan berikutnya diikuti oleh modified austempering sebesar 42,9 HRC, dan up-quenching austempering sebesar 28,1 HRC. Berdasarkan hasil tersebut, isothermal austempering menjadi metode paling efektif dan layak untuk diterapkan dalam skala industri karena mampu menghasilkan kekerasan yang optimal.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

cra

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Energy Engineering Materials Science & Nanotechnology Mechanical Engineering

Description

Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Jurnal Crankshaft terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan ...