Penelitian ini mengkaji peran warna dan komposisi dalam meningkatkan keterlibatan pengguna pada desain grafis digital melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan menerapkan metodologi fenomenologi dan studi kasus, penelitian berfokus pada pengalaman subjektif praktisi desain grafis profesional serta analisis implementasi praktis dari prinsip-prinsip desain. Proses analisis data mengungkapkan bahwa prinsip warna dan komposisi memiliki pengaruh dominan dalam membentuk reaksi emosional, preferensi visual, dan pola atensi pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna primer efektif dalam menarik perhatian awal, sementara komposisi berbasis grid memfasilitasi navigasi dan pemahaman struktur informasi. Selain itu, pemilihan kontras warna yang tepat dapat memperkuat hierarki visual dan meningkatkan keterbacaan elemen desain. Penelitian ini menghasilkan pembaruan berupa pedoman strategi desain berbasis pengalaman yang mencakup penggunaan palet warna dinamis dan panduan komposisi fleksibel yang adaptif terhadap konteks pengguna. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendekatan fenomenologis sangat efektif dalam mengungkap insight desain yang berakar pada pengalaman subjektif, memberikan pemahaman lebih dalam tentang proses kreatif yang autentik dalam desain grafis digital.
Copyrights © 2026