Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an santri melalui penerapan metode tasmi’ pada salah satu Rumah Qur’an di Tambun, Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas sepuluh santri. Teknik pengumpulan data meliputi tes lisan (tasmi’), observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk melihat peningkatan hasil belajar serta deskriptif kualitatif untuk menganalisis proses pembelajaran dan perubahan perilaku santri. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan hafalan santri setelah penerapan metode tasmi’. Nilai rata-rata hafalan santri meningkat dari 56,5 pada Siklus I menjadi 72,6 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan dari 40% pada Siklus I menjadi 70% pada Siklus II. Secara kualitatif, metode tasmi’ terbukti mampu meningkatkan ketepatan tajwid, kefashihan (faṣāḥah), kelancaran bacaan, fokus, serta kecepatan durasi menghafal santri. Dengan demikian, metode tasmi’ efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran tahfidz Al-Qur’an di rumah Qur’an untuk meningkatkan kualitas dan retensi hafalan santri.
Copyrights © 2025