Penegakan hukum Islam di komunitas Muslim Indonesia berlangsung dalam lingkungan sosial yang dipengaruhi oleh keberagaman budaya dan tradisi yang telah hidup selama beberapa generasi. Kearifan lokal memainkan peran penting dalam membentuk cara masyarakat memaknai dan menerapkan ajaran agama, terutama ketika nilai-nilai lokal berinteraksi dengan perkembangan sosial yang terus berubah. Dinamika ini menciptakan ruang negosiasi yang memungkinkan masyarakat menjaga keseimbangan antara identitas budaya dan tuntutan normatif ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kearifan lokal berperan dalam praktik penegakan hukum Islam dan bagaimana nilai-nilai tersebut membentuk pola adaptasi masyarakat terhadap perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui telaah literatur dan analisis mendalam terhadap berbagai temuan relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berfungsi sebagai mekanisme penting dalam menjaga harmoni sosial dan memperhalus penerapan hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari. Temuan lain memperlihatkan bahwa pemimpin komunitas memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara nilai adat dan norma keagamaan agar penyelesaian sosial dapat diterima oleh seluruh pihak. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai lokal dan prinsip hukum Islam dapat memperkuat praktik keagamaan yang lebih inklusif, adaptif, dan berakar pada realitas sosial masyarakat.
Copyrights © 2025