Kesehatan gigi dan mulut merupakan aspek penting dalam kesehatan masyarakat, namun masalah seperti karies dan penyakit periodontal masih tinggi prevalensinya secara global, termasuk di Indonesia. Di Kota Gorontalo, skor OHI-S remaja mencapai 3,1, yang menunjukkan kebersihan gigi dan mulut yang buruk, dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, edukasi, dan kebiasaan menyikat gigi yang benar. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Konseling Dengan Metode Motivational Interview (MI) Terhadap Status Kesehatan Gigi Dan Mulut Pada Remaja di Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental dengan rancangan One Group Pre-test Post-test, melibatkan 20 remaja di Kota Gorontalo. Intervensi dilakukan melalui konseling Motivational Interview (MI) selama 4 minggu, dengan instrumen seperti kuesioner pengetahuan, pemeriksaan keterampilan menyikat gigi, dan indeks OHI-S. Data dianalisis menggunakan paired t-test untuk menilai perbedaan signifikan pre dan post. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dari 5,35 menjadi 12,75, keterampilan menyikat gigi dari 8,4 menjadi 21,05, dan OHI-S dari 3,842 menjadi 1,545 (p=0,000<0,05). Kesimpulan: Konseling MI efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan status kesehatan gigi serta mulut remaja.
Copyrights © 2025