Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pembongkaran pupuk curah di Pelabuhan Tanjung Wangi yang dilakukan oleh PT. Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Wangi. Penelitian ini untuk memahami kegiatan bongkar dan hambatan yang dihadapi serta upaya dan meminimalisir hambatan tersebut. Metode ini menggunakan pendekatan kualitatif, Dimana metode tersebut ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi langsung untuk memahami fenomena yang terjadi selama kegiatan bongkar muat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembongkaran melibatkan beberapa tahapan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, yang meliputi rapat Rencana Penetapan Penyandaran Kapal (RPPK) dan penggunaan alat yang tepat. Adapun hambatan yang dihadapi serta upaya dalam meminimalisir hambatan tersebut yaitu 1) hambatan dari alat bongkar muat yaitu kurangnya fasilitas alat bongkar. 2) hambatan dari cuaca yang dilakukan dengan cara pemantauan kondisi dengan cara koordinasi dengan pihak BMKG. Selain itu, dokumentasi dan laporan harian juga berperan penting dalam mendukung analisis. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai praktik terbaik dalam kegiatan bongkar muat di pelabuhan serta membantu dalam perancangan kebijakan yang lebih efektif.
Copyrights © 2025