Jurnal AgroBiogen
Vol 12, No 2 (2016): Desember

Kekerabatan Beberapa Aksesi Padi Lokal Tahan Hama Penyakit Berdasarkan Analisis Polimorfisme Marka SSR

Wage R. Rohaeni (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya 9, Sukamandi, Tromol Pos 11, Cikampek, Subang 41256, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0260) 520157
Faks. (0260) 521104)

Untung Susanto (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya 9, Sukamandi, Tromol Pos 11, Cikampek, Subang 41256, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0260) 520157
Faks. (0260) 521104)

Nani Yunani (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya 9, Sukamandi, Tromol Pos 11, Cikampek, Subang 41256, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0260) 520157
Faks. (0260) 521104)

N. Usyati (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya 9, Sukamandi, Tromol Pos 11, Cikampek, Subang 41256, Jawa Barat, Indonesia Telp. (0260) 520157
Faks. (0260) 521104)



Article Info

Publish Date
13 Feb 2018

Abstract

Kegiatan karakterisasi secara genotipik merupakan salah satu sub kegiatan penting dalam pengelolaan plasma nutfah. Filogeni atau pohon kekerabatan berdasarkan data genotipik lebih mampu memperlihatkan berapa jarak genetik antar plasma nutfah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Filogeni dan jarak genetik antar plasma nutfah padi lokal unggul koleksi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi.  Penelitian dilakukan pada bulan April – Desember 2015 di Laboratorium DNA Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Materi genetik yang digunakan adalah 15 padi lokal unggul dan varietas Ciherang yang merupakan varietas popular dilibatkan dalam penelitian sebagai kontrol. Analisa molekuler yang digunakan adalah analisa mikrosatelit SSR (simple sequence repeat) dengan jumlah marka SSR sebanyak 18. Hasil penelitian menunjukkan terbentuk 3 kelompok/cluster besar pada pylogeni yang terbentuk. Cluster 1 terdiri dari genotype: Gadis Langsat, Kebo, Bandang sigadis, Ciherang, Jawa sleman, Marahmay, Takong, Ampek panjang, Benoraja, dan Siawak. Cluster 2 terdiri dari: Ase balucung, Ase bukne, Jadul, Pare lotong, dan Pare pulu. Cluster 3 terdiri dari varietas lokal Kapas. Jarak genetik paling jauh dimiliki antara Pare pulu dan Ampek panjang dengan koefisien jarak genetik 2.054. kekerabatan paling dekat dimiliki antara Siawak dan Padi kuning dengan jarak genetik 0.089.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JAB

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal AgroBiogen memuat artikel primer dan sekunder hasil penelitian bioteknologi dan sumberdaya genetik tanaman, serangga, dan mikroba pertanian. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun pada bulan April, Agustus dan Oktober oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya ...