Peran sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya dalam penyediaan pangan, peningkatan pendapatan petani, dan penyerapan tenaga kerja, masih sangat krusial. Dalam konteks global, permintaan terhadap komoditas pangan pokok seperti jagung (Zea mays L.) terus mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan penduduk, perkembangan industri pakan ternak, dan diversifikasi produk pangan olahanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa tingkat pendapatan usahatani jagung hibrida dan untuk mengetahui apakah pemasaran jagung hibrida di Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu efisisen. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, yaitu penelitian dengan mendeskripsikan keadaan di lapangan dari sejumlah individu yang di wawancara secara langsung, yang dijadikan sampel dengan menggunakan kuisioner dengan menganalisis usahatani dengan menggunakan rumus pendapatan dan saluran, efisiensi, share margin serta margin pemasaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan/usahatani jagung hibrida di Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu sebesar Rp 14.636.770/musim panen dengan rata-rata pendapatan jagung hibrida/Ha sebesar Rp 12.310.151. Saluran pemasaran pada penelitian ini ada dua saluran pemasaran I dan II. Efisiensi pemasaran pada saluran pemasaran I sebesar 3,69% < 33 % dan Efisiensi pemasaran pada saluran II sebesar 4,78% < 33% yang artinya saluran pemasaran jagung hibrida di Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu merupakan saluran pemasaran yang efisien. Kata kunci: Jagung Hibrida Pendapatan Usahatani, penyediaan pangan Pemasaran,
Copyrights © 2025