Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian
Vol. 21 No. 2 (2025): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN

Pengaruh Faktor Resiko Produksi Terhadap Pendapatan Petani Padi (Oryza sativa L. ) Di Desa Karangklesem Kecamatan Pakuncen Kabupaten Banyumas: The Influence of Production Risk Factors on the Income of Rice Farmers (Oryza sativa L.) in Karangklesem Village, Pakuncen District, Banyumas Regency

Mudmainah, Siti (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Nov 2025

Abstract

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman utama di Indonesia, hampir separuh penduduk Indonesia mengonsumsi beras sebagai makanan pokok dan merupakan tanaman budidaya yang sangat penting bagi umat manusia karena lebih dari setengah penduduk dunia tergantung pada tanaman ini sebagai sumber bahan pangan. Untuk memenuhi kebutuhan pangan khususnya beras, diperlakukan upaya peningkatan produksi beras, Salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang sebagian besar masyarakatnya bekerja di sektor pertanian yaitu di Desa Karangklesem Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas memiliki luas panen dan produksi tertinggi, Luas panen usahatani padi masih mengalami fluktuatif yang mempengaruhi pada hasil produksi. Hasil produksi usahatani padi masih mengalami fluktuasi mengindikasikan adanya risiko dalam produksi usahatani padi yang menjadi ancaman terhadap kesejahteraan petani padi. Pelaksanaan usahatani padi sawah mengandung banyak risiko yang berakibat pada penurunan produksi yang sebagian tidak dapat dikendalikan. Usaha pertanian merupakan usaha yang selalu ditandai variabilitas hasil atau risiko yang tinggi. Pelaksanaan usahatani yang dilakukan oleh petani harus mempunyai pertimbangan yang tepat dalam berproduksi agar memperoleh pendapatan yang terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor - faktor risiko dalam produksi yang mempengaruhi pendapatan petani padi resiko tersebut terjadinya perubahan iklim, intensitas curah hujan, serangan hama dan penyakit dan Luas lahan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023 hingga Oktober 2024 di Desa Karangklesem, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Metode penelitian digunakan adalah menggunakan metode purposive sampling sebanyak 20 petani. Penelitian ini menggunakan metode analisis secara deskriptif dan kuantitatif. Analisis deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi yang ada dan informasi lainnya untuk pendukung yang didapatkan secara langsung dari hasil wawancara dengan petani padi. Analisis kuantitatif digunakan untuk mengidentifikasi tingkat pengaruh faktor risiko produksi dengan metode skala Likert dan menghitung pendapatan petani dengan metode analisis pendapatan usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber resiko produksi yang mempengaruhi pendapatan petani padi, yaitu organisme pengganggu tanaman (19,31%), iklim dan cuaca (19,88%), modal (20,17%), biaya produksi (20,75%), luas lahan (19,88%) . Faktor resiko produksi yang berpengaruh tinggi terhadap pendapatan petani padi, yaitu biaya produksi. Pendapatan petani padi di Desa Krangklesem, Kecamatan Pakuncen sebesar Rp 34.987.216/ha dalam satu kali musim panen. Kata kunci: Faktor Resiko, Padi, Pendapatan, Produksi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

biofarm

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

BIOFARM Jurnal Ilmiah Pertanian merupakan jurnal ilmiah yang berisikan hasil penelitian dan kajian teoritis mengenai masalah-masalah pertanian secara luas (agrokompleks) di Indonesia diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas ...