Seiring meningkatnya popularitas e-wallet, risiko keamanan terhadap data sensitif pengguna juga semakin tinggi. Model keamanan tradisional berbasis perimeter tidak lagi memadai untuk menghadapi ancaman siber modern, sementara implementasi Zero Trust Architecture (ZTA) masih menyisakan celah pada manajemen sesi token yang berdurasi panjang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem keamanan yang lebih kuat dengan mengintegrasikan ZTA dengan Just-in-Time (JIT) Authentication Token. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk mengembangkan prototipe website e-wallet. Hasilnya adalah sebuah sistem yang berhasil menerapkan verifikasi berlapis, di mana setiap permintaan akses dan transaksi kritis divalidasi melalui autentikasi dua faktor (2FA) dan token JIT yang memiliki masa aktif sangat singkat, yakni lima menit. Pendekatan ini terbukti secara efektif meminimalkan permukaan serangan dan mengurangi risiko penyalahgunaan akses secara drastis. Berdasarkan blackbox yang sudah dilakukan dengan tingkat akurasi mencapai 80%, implementasi ZTA dengan token JIT menawarkan solusi keamanan yang lebih dinamis, adaptif, dan dapat diandalkan untuk melindungi ekosistem keuangan digital.
Copyrights © 2026