Surge Control Valve (SCV) pada APU GTCP331-350 pesawat Airbus A330 berperan krusial dalam mencegah lonjakan tekanan, khususnya pada penerbangan ETOPS. Penelitian ini menganalisis 52 kasus kegagalan SCV di PT GMF AeroAsia Tbk (2023–2024) untuk mengidentifikasi akar masalah dan solusi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis Root Cause Analysis (RCA), Diagram Pareto, dan Fishbone. Hasil analisis menunjukkan kerusakan valve body sebagai penyebab utama (44,23%). Akar permasalahan meliputi keterbatasan akses taildock, ketidakpatuhan prosedur manual (AMM), isu kalibrasi alat, ketersediaan suku cadang, dan ketiadaan instruksi inspeksi visual pada Maintenance Planning Document (MPD). Penelitian merekomendasikan perbaikan manajemen fasilitas, peningkatan pengawasan teknisi, kontrol alat, serta penerbitan Engineering Order (EO) untuk merevisi prosedur perawatan. Implementasi solusi ini penting untuk mencegah kerusakan berulang, menjamin keandalan armada, meminimalisir status AOG, serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
Copyrights © 2026