Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan serta strategi kepemimpinan perempuan dalam menghadapi era digital di lingkungan pendidikan, khususnya di SD Negeri Sukadanau 05. Fenomena semakin meningkatnya peran perempuan sebagai kepala sekolah di tengah tuntutan digitalisasi menjadi fokus utama dalam studi ini. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah perempuan menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan literasi digital, peran ganda sebagai ibu dan pemimpin, stereotip gender, serta infrastruktur teknologi yang belum memadai. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diterapkan sejumlah strategi kepemimpinan yang meliputi e-leadership, pelatihan peningkatan kapasitas digital, pendekatan kolaboratif, serta komunikasi empatik. Hasil dari penerapan strategi ini menunjukkan efektivitas yang cukup signifikan dalam mendorong proses digitalisasi sekolah dan peningkatan mutu pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan dapat menjadi kekuatan transformasional dalam pendidikan apabila didukung strategi yang tepat dan konteks yang kondusif.
Copyrights © 2025