Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media digital dalam layanan bimbingan dan konseling guna memberikan rekomendasi berbasis bukti bagi para praktisi dalam merancang strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan self-esteem remaja wanita. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan meninjau 19 artikel relevan dari basis data Scopus dan sumber lainnya dalam kurun waktu 2014–2025 melalui pendekatan diagram PRISMA dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari media digital sebagai ancaman akibat dampak negatif perbandingan sosial menjadi media digital sebagai peluang intervensi psikologis yang efektif melalui inovasi seperti film, podcast, aplikasi konseling daring, dan komik digital yang terbukti dapat meningkatkan self-esteem. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan panduan berbasis bukti yang terstandarisasi bagi konselor untuk mengintegrasikan teknologi digital secara optimal dalam praktik konseling, serta memberikan edukasi bagi remaja mengenai penggunaan media sosial yang bijak untuk memitigasi risiko kesehatan mental seperti kecemasan dan nomophobia.
Copyrights © 2026