Penelitian ini mengkaji hadis riwayat Abu Dawud tentang perintah shalat bagi anak usia tujuh hingga sepuluh tahun sebagai bentuk pembinaan bertahap menurut metode pendidikan Nabi Muhammad SAW. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelusuri buku, jurnal, dan sumber-sumber ilmiah terkait pendidikan anak dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tersebut menekankan pentingnya pembiasaan ibadah shalat sejak dini melalui tahap-tahap pendidikan yang meliputi keteladanan, pembiasaan, nasihat, teguran, hukuman edukatif, dan penciptaan lingkungan Islami. Perintah shalat pada usia tujuh tahun bertujuan membangun kedisiplinan dan kesadaran spiritual anak, sedangkan hukuman ringan pada usia sepuluh tahun diarahkan sebagai bentuk penegasan, bukan kekerasan. Pemisahan tempat tidur juga merupakan langkah preventif untuk menjaga adab, privasi, dan kesiapan anak menghadapi masa pubertas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode pendidikan Nabi dalam mengajarkan shalat memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius, disiplin, tanggung jawab, serta akhlak mulia pada anak. Dengan demikian, penerapan metode Nabi secara komprehensif dan konsisten relevan untuk diterapkan dalam pendidikan Islam modern sebagai upaya membentuk generasi yang beriman, berakhlak, dan berkepribadian kuat.
Copyrights © 2025