Pembaharuan teologi yang dibangun oleh Harun Nasution, berangkat dari adanya asumsi keterbelakangan dan kemunduran umat islam di indonesia saat ini disebabkan pola pikir (teologi) mereka yang salah. Tujuan penelitian ini adalah mengulas kembali Teologi Rasional yang digagas oleh Harun Nasution serta relevansi pemikiran tersebut dengan perkembangan era modren (kontemporer). Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif dengan jenis peneltian kepustakaan. Sumber data penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber literatur yang dikaji serta ditelaah sesuai dengan relevansi topik pembahasan yaitu teologi rasional Harun Nasution ditinjau dari berbagai aspek publikasi ilmiah digital seperti; google scholar, publish or perish, researchgate, dan dokumen lainnya yang diakses melaui media elektronik dan internet. Hasil penelitian menunjukkan Harun Nasution adalah mengkaji ulang ajaran islam dengan menggunakan nalar rasional yang Islami agar umat Islam mampu menjawab dan merespon perubahan globalisasi dan mampu mengejar ketertinggalan. Dengan begitu masyarakat dapat meningkatkan berpikir kritis mereka melalui ide rasional yang digagas oleh Harun Nasution. Nasution, ditelaah sesuai dengan relevansi topik pembahasan yaitu teologi rasional Harun Nasution.
Copyrights © 2025