Kinerja guru merupakan faktor kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi kepala sekolah, kepemimpinan kepala sekolah, dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan sejumlah responden dari kalangan guru pada jenjang pendidikan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kinerja. Selain itu, motivasi kerja yang tinggi terbukti menjadi faktor pendorong utama dalam meningkatkan kinerja guru. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam membina, memimpin, dan memotivasi guru demi tercapainya tujuan pendidikan yang optimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh supervisi kepala sekolah, kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bantuan IBM SPSS versi 22, dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap instrumen penelitian, responden pada penelitian ini sebanyak 78 responden dengan menggunakan metode sensus yang mengambil seluruh populasi untuk dijadikan sampel dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan variabel supervisi kepala sekolah (X1) memiliki pengaruh terhadap kinerja guru (Y), hal ini dapat dilihat dari pengujian hipotesis uji t dimana Thitung > Ttabel (3,974 > 1,993) serta taraf signifikan yang kurang dari 0,05 yaitu (0,000 < 0,05), variabel kepemimpinan kepala sekolah (X2) memiliki pengaruh terhadap kinerja guru (Y), hal ini dapat diketahui berdasarkan hasil uji t yaitu Thitung > Ttabel (3,002 > 1,993) serta taraf signifikan yang kurang dari 0,05 yaitu (0,004 < 0,05), variabel, variabel motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh terhadap kinerja guru (Y), hal ini dapat diketahui berdasarkan hasil uji t yaitu Thitung > Ttabel (3,261 > 1,993) serta taraf signifikan yang kurang dari 0,05 yaitu (0,002 < 0,05), variabel, variabel supervisi kepala sekolah (X1), kepemimpinan kepala sekolah (X2) dan motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh secara simultan terhadap kinerja guru (Y), hal ini dapat diketahui berdasarkan uji F yaitu Fhitung > Ftabel (23,140 > 3,13) serta taraf signifikan yang kurang dari 0,05 yaitu (0,000 < 0,05).
Copyrights © 2025