Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital SEASIK REOG berbasis kearifan lokal Ponorogo dan untuk menguji kelayakan dan kepraktisannya dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi siswa kelas empat SD Negeri 2 Sidomulyo. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan dengan model ADDIE, termasuk tahapan analisis, desain, pengembangan, dan implementasi. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas empat. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, kuesioner siswa dan guru, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media SEASIK REOG sangat valid, dengan validasi ahli materi sebesar 93,7% dan validasi ahli media sebesar 82,5%. Hasil kepraktisan menunjukkan kriteria sangat praktis, dengan respons siswa sebesar 96,2% dan respons guru sebesar 82,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa SEASIK REOG cocok sebagai media pembelajaran interaktif dan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang antonim dan sinonim sekaligus memperkenalkan kearifan lokal di sekolah dasar.
Copyrights © 2025