Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat madrasah tsanawiyah masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan penguatan karakter dan nalar keislaman peserta didik secara holistik. Pembelajaran yang cenderung berorientasi kognitif belum sepenuhnya mampu menyentuh dimensi spiritual dan proses internal pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implementasi Model Pembelajaran PAI Neuro-Spiritual dalam penguatan karakter dan nalar keislaman peserta didik di MTs Al-Ma’arif Rasau Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru PAI dan peserta didik, serta analisis dokumentasi pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PAI neuro-spiritual mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan spiritual peserta didik melalui aktivitas reflektif, pemaknaan nilai, dan penguatan kesadaran religius. Model ini berkontribusi positif terhadap penguatan karakter religius, sikap moral, serta kemampuan berpikir keislaman peserta didik secara lebih mendalam dan kontekstual. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model pembelajaran PAI berbasis integrasi neurosains dan spiritualitas, serta implikasi praktis bagi guru PAI dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna dan transformatif di madrasah.
Copyrights © 2025