Pembelajaran bahasa Arab mencakup empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Di antara keterampilan tersebut, maharah al-kitabah merupakan keterampilan produktif yang menuntut kemampuan berpikir sistematis, penguasaan kosakata, serta penerapan kaidah kebahasaan secara tepat. Salah satu metode yang banyak digunakan dalam pembelajaran menulis bahasa Arab adalah metode al-insya’. Namun, sebagian besar kajian sebelumnya lebih menekankan aspek praktis penerapan metode ini di kelas, sementara kajian konseptual yang mengaitkan metode al-insya’ dengan unsur-unsur dasar pembelajaran bahasa Arab masih relatif terbatas. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengkaji metode al-insya’ serta menganalisis keterkaitannya dengan unsur-unsur dasar pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelaahan terhadap buku-buku rujukan, artikel jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan metode al-insya’ dan pembelajaran kitabah. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-analitis untuk mengungkap karakteristik metode al-insya’ serta perannya dalam mendukung penguasaan unsur bunyi, kosakata, dan tata bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode al-insya’, baik dalam bentuk al-insya’ al-muwajjah maupun al-insya’ al-hurr, memiliki peran strategis dalam mengembangkan keterampilan menulis bahasa Arab secara bertahap dan sistematis. Metode ini tidak hanya melatih kemampuan menulis, tetapi juga memperkuat pemahaman peserta didik terhadap unsur-unsur kebahasaan yang menjadi fondasi keterampilan berbahasa. Dengan demikian, metode al-insya’ dapat dipandang sebagai pendekatan integratif yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kitabah bahasa Arab
Copyrights © 2025